Apakah selama ini lembaga pendidikan Anda masih menggunakan cara manual untuk mengoreksi lembar jawaban ujian?
Jika demikian, maka tentu Anda dapat memahami betapa melelahkan dan
membosankannya kegiatan ini. Selain membutuhkan waktu yang lama, cara
ini juga rawan dengan kesalahan manusiawi (human error) yang
dilakukan oleh pemeriksa. Ini disebabkan oleh terbatasnya kemampuan
manusia untuk menjaga konsentrasi dan vitalitas tubuhnya. Saat
kredibilitas dipertaruhkan, tentu ini menjadi mimpi buruk bagi lembaga
Anda.
Jika lembar jawaban yang diperiksa hanya beberapa lembar, cara manual
mungkin masih dapat diterima. Tapi apa jadinya bila yang harus
diperiksa berjumlah ratusan atau bahkan ribuan lembar?
Di era di mana segala sesuatu dituntut serba cepat, cara pemeriksaan
lembar jawaban secara manual sudah seharusnya ditinggalkan. Jika
efisiensi adalah pertimbangan Anda, Anda pasti tahu bahwa cara ini sudah
seharusnya eliminasi.
Apakah lembaga Anda sedang berencana untuk menggunakan Optical Mark Reader sebagai solusi masalah di atas?
Jika ya, maka Anda kami sarankan untuk mempertimbangkan kembali
pilihan ini. Harganya yang mahal akan membuat Anda berpikir apakah biaya
yang Anda bayarkan akan sepadan dengan keuntungan yang diberikan OMR
bagi lembaga Anda. Selain mahal, OMR juga memiliki fitur yang minim,
sulit dalam perawatan dan menuntut banyak hal untuk dapat bekerja secara
normal dan efisien.
Penggunaan OMR adalah selangkah lebih maju dari cara pemeriksaan
manual, tetapi apakah itu cukup untuk menjadi alasan pengeluaran biaya
yang begitu besar, demi fitur yang begitu minim?